Rabu, 30 Desember 2015

Khutbah 'Idul Fitri"Bekal untuk Akhirat"

                     Bekal Untuk Akhirat



اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبِرُ.اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا ،وَالْحَمْدُ لِلّهِ كَثِيْرًا،وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا،لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ،وَنَصَرَ عَبْدَهُ،وَاَعَزَّ جُنْدَهُ،وَهَزَمَ الْاَحْزَابَ وَحْدَهُ،لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ وَلَانَعْبُدُ اِلَّا اِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ.                           
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ،وَنَشْهَدُ اَنْ لَّااِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ شَهَادَةَ مُنْتَصِبٍ لِّاَدَاءِ وُجُوْبِ الْعُبُوْدِيَّةِ.وَنَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ،الَّذِي فَتَحَ اللهُ بِهِ اَعْيُنًا عُمْيًا وَآذَانًا صُمًّا وَجَعَلَهُ رَحْمَةً لِّكُلِّ الْبَرِيَّةِ.اَلّلهُمَّ صَلِّى وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُتَمِّمِ لِمِكَارِمِ الْاَخْلَاقِ وَعَلَى آلِهِ وَاَصْحَابِهِ الَّذِيْنَ هُمُ الْهُدَاةُ بِالْاِتِّفَاقِ                                    
اَمَّابَعْدُ. مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ،اِتَّقُوااللهَ وَتَمَسَّكُوْا بِالدِّيْنِ الْقَوِيْمِ وَاسْتَعِدُّوْالِيَوْمٍ لَايَنْفَعُ مَالٌ وَلَابَنُوْنٌ اِلَّا مَنْ اَتَااللهُ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍ.                                                                     
قَالَ اللهُ تَعَالَى. وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِ بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِن كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُم بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ                                                                     


Para hadirin sidang sholat ‘Iedul Fitri rohimakumulloh,mulai sejak  terbenamnya matahari kemarin sore kaum muslimin di seluruh penjuru dunia mengumandangkan kalimat takbir,tahmid dan tahlil untuk mengagungkan dan mensucikan Alloh dihari yang dimuliakan oleh Alloh SWT.Yang setelah selama satu bulan penuh melaksanakan ibadah puasa dibulan Romadhon yang penuh dengan berkah dan ampunan.Dan kini tibalah suatu hari yang dinanti-nanti oleh kaum muslimin di seluruh penjuru dunia yang merupakan hari yang telah dijanjikan oleh Alloh untuk kaum muslimin yang beriman kepada Alloh SWT,yaitu Hari Raya ‘Iedul Fitri atau hari kembali kepada kesucian yang tanpa noda dan dosa.
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Para hadirin,sudah kita ma’lumi bersama bahwa tujuan kita melaksanakan ibadah puasa dibulan Romadhon adalah untuk membentuk manusia yang bertaqwa kepada Alloh,dan akan menjadi manusia yang tangguh untuk menghadapi berbagai macam tantangan dalam hidup ini,yang harus kita hadapi dengan sabar dan tawakkal kepada Alloh SWT.
Karena itu bersyukurlah kita bahwa kita semua dikaruniai,dianugerahakan dan diberi oleh Alloh yang selama sebulan amal kita dilipatgandakan pahalanya,yang pada bulan Romadhon do’a kita diijabah oleh Alloh,yang pada bulan Romadhon dosa-dosa kita dibakar dan dosa kita diampuni oleh Alloh dan pada bulan  Romadhon Alloh menurunkan keberkahan dan rahmat-Nya kepada orang-orang yang beriman kepada Alloh.Sehingga setelah berakhirnya bulan Romadhon semua orang yang beriman kepada Alloh dosa-dosanya diampuni oleh Alloh,suci bagaikan bayi yang baru lahir dari kandungan ibunya,bersih yang tanpa dosa dan noda pada diri orang yang beriman setelah selesai menunaikan ibadah puasa di bulan Romadhon.
Para hadirin sidang sholat ‘Ied rohimakumulloh,orang-orang yang telah menuanaikan ibadah puasa dengan baik dan sempurna maka sudah memiliki tiket untuk memasuki surganya Alloh.Karena itu jagalanh dengan sebaik-baiknya tiket yang telah kita peroleh dan jangan sampai rusak tiket surga tersebut.Dengan tiket ketaqwaan ini kini kita semua telah dijadikan oleh Alloh menjadi hamba-hamba Alloh yang sudah terbebas dari noda dan dosa.Karena itu janganlah kita rusak tiket tersebut, janganlah kita nodai lagi,janganlah kita kotori lagi dan janganlah kita melakukan perbuatan yang menyebabkan akan ternaodai lagi jiwa yang telah suci ini,janganlah melakukan perbuatan dosa lagi,janganlah melakukan perbuatan ma’shiat dan durhaka lagi baik terhadap Alloh maupun terhadap sesama manusia yang menyebabkan tiket untuk masuk surga itu menjadi rusak.
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Para hadirin sidang sholat ‘Ied rohimakumulloh,Alloh SWT mengingatkan kita semua sebagaimana yang Alloh firmankan di dalam Al-Qur’an surat Al-Hasyr ayat 18-19.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
 Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنسَاهُمْ أَنفُسَهُمْ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.
Para hadirin,pada ayat di atas Alloh mengingatkan kita semua,karena kita semua sudah menjadi orang yang bertaqwa sehingga kita semua dipanggil dan diajak berbicara oleh Alloh SWT.Hendaklah kita ini harus memperhatikan diri kita sendiri ketika hidup di dunia untuk bekal perjalanan hidup di akhirat kelak.Karena setelah kehidupan di dunia ini kita akan mengalami,kita akan dihidupkan kembali oleh Alloh di akhirat.Sudah punya bekal apa
? Apa yang sudah kita persiapkan untuk kehidupan di hari esok ? Sudah siapkah kita untuk menghadapi kematian yang pasti akan terjadi ?
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Para hadirin sidang sholat ‘Ied rohimakumulloh,sesungguhnya Alloh pasti mengetahui segala apa yang diperbuat oleh kita di dunia dan tidak akan ada yang tersembunyi atau dari pengawasan Alloh.
وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تُسِرُّونَ وَمَا تُعْلِنُونَ
Dan Allah mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan.QS.An-Nahl:19
أَلَّا يَسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي يُخْرِجُ الْخَبْءَ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَيَعْلَمُ مَا تُخْفُونَ وَمَا تُعْلِنُونَ
agar mereka tidak menyembah Allah Yang mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di bumi dan Yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan.QS.An-Naml:25
إِنَّ الَّذِينَ يُحِبُّونَ أَن تَشِيعَ الْفَاحِشَةُ فِي الَّذِينَ آمَنُوا لَهُمْ عَذَابٌ
أَلِيمٌ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۚ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak mengetahui.
وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ وَأَنَّ اللَّهَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
Dan sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua, dan Allah Maha Penyantun dan Maha Penyayang, (niscaya kamu akan ditimpa azab yang besar).QS.An-Nur:19-20
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Para hadirin sidang sholat ‘Ied rohimakumulloh,apabila manusia sudah lupa kepada Alloh,sudah selalu menentang Alloh,sudah selalu berbuat ma’shiat dan durhaka kepada Alloh,maka pasti akan lupa dengan dirinya sendiri.Orang-orang yang sudah lupa kepada Alloh maka tidak lagi akan peduli dengan dirinya sendiri,dan tidak akan menyayangi dirinya sendiri.Mereka sudah tidak berpikir apakah dirinya akan menjadi orang yang baik atau orang yang buruk.Kalau sudah lupa dengan dirinya sendiri,sudah tidak menyayangi dirinya sendiri maka bagaimana akan dapat menyayangi orang lain.
وَأَنفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَأَحْسِنُوا ۛ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.QS.A-Baqoroh:195
Dan orang-orang yang lupa dengan dirinya itu adalah orang-orang yang selalu berbuat durhaka dan ma’shiat kepada Alloh.Dan Alloh mengancam orang-orang yang berbuat durhaka.
إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًا . لِّلطَّاغِينَ مَآبًا. لَّابِثِينَ فِيهَا أَحْقَابًا. لَّا 
يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْدًا وَلَا شَرَابًا. إِلَّا حَمِيمًا وَغَسَّاقًا. جَزَاءً وِفَاقًا
Sesungguhnya neraka Jahannam itu (padanya) ada tempat pengintai,lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas (orang yang durhaka),mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya,mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,selain air yang mendidih dan nanah,sebagai pambalasan yang setimpal.QS.An-Naba’:21-26
فَكُلًّا أَخَذْنَا بِذَنبِهِ ۖ فَمِنْهُم مَّنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًا وَمِنْهُم مَّنْ أَخَذَتْهُ الصَّيْحَةُ وَمِنْهُم مَّنْ خَسَفْنَا بِهِ الْأَرْضَ وَمِنْهُم مَّنْ أَغْرَقْنَا ۚ وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَٰكِن كَانُوا أَنفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ
Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.QS.Al-Ankabut:40
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Para hadirin sidang sholat ‘Iedul Fitri rohimakumulloh,pada ayat di atas bahwa Alloh menyiksa mereka akibat dari perbuatan mereka sendiri,ada yang disiksa dengan diturunkannya hujan batu kerikil,ada yang ditimpah dengan suara yang keras,ada yang dengan gunung meletus dengan mengeluarkan lahar yang panas,ada yang dibenamkan ke dalam bumi,ada yang ditimpa gempa bumi,ada yang lautnya diluapkan atau dengan Tsunami,ada yang ditenggelamkan ke dalam laut atau dengan banjir bandang atau dengan tanah longsor dan lain sebagainya. Alloh tidak berbuat zholim kepada manusia,kepada hamba-Nya dan kepada kita, justru Alloh sangat menyayangi hamba-Nya,menyayangi kita semua.Alloh sangat menyayangi kita semua,sayangnya Alloh kepada kita melebihi sayangnya manusia pada dirinya sendiri.Sebagai bukti sayang Alloh kepada hamba-Nya maka Alloh memberikan rambu-rambu,Alloh memberikan petunjuk hidup di dunia dan di akhirat.Alloh menurunkan petunjuk dan hidayah dengan melalui Al-Qur’an agar manusia menjadi hamba yang mulia dan selamat dari adzab-Nya. Al-Qur’an sudah menginformasikan kepada manusia mana jalan yang harus dilaluinya dan mana jalan yang harus ditinggalkannya.
Dan pada dasarnya Alloh tidak memaksakan hamba-Nya,bagi hamba yang mau beriman maka berimanlah,bagi yang ingin kafir maka biarlah ia kafir semua terserah manusia sendiri.Namun apabila manusia itu mendapatkan siksa dari Alloh maka janganlah menyalahkan Alloh,karena Alloh tidak akan berbuat zholim kepada manusia.Akan tetapi justru manusianya sendiri yang berbuat zholim kepada dirinya sendiri.
وَقُلِ الْحَقُّ مِن رَّبِّكُمْ ۖ فَمَن شَاءَ فَلْيُؤْمِن وَمَن شَاءَ فَلْيَكْفُرْ ۚ إِنَّا أَعْتَدْنَا لِلظَّالِمِينَ نَارًا أَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَا ۚ وَإِن يَسْتَغِيثُوا يُغَاثُوا بِمَاءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِي الْوُجُوهَ ۚ بِئْسَ الشَّرَابُ وَسَاءَتْ مُرْتَفَقًا
 Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir". Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.QS.Al-Kahfi:29
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Para hadirin,tidakkah kita mau menyayangi diri kita sendiri,tidakkah kita ngeri akan siksaan demi siksaan dari Alloh nanti di akhirat?Bahwa bagi orang-orang yang berbuat dosa,ma’shiat dan durhaka kepada Alloh,mereka akan dimasukkan ke dalam neraka yang bergejolak apinya,didih air yang sangat panas,mereka semua akan dikepung dengan berbagai macam siksaan di dalam neraka.Mereka akan diberi minum dari air seperti besih yang mendidih yang akan dapat menghanguskan wajah mereka.Ketika mereka minum air Al-Hamim maka akan terkelupaslah seluruh kulit wajahnya.
يَتَجَرَّعُهُ وَلَا يَكَادُ يُسِيغُهُ وَيَأْتِيهِ الْمَوْتُ مِن كُلِّ مَكَانٍ وَمَا هُوَ بِمَيِّتٍ ۖ وَمِن وَرَائِهِ عَذَابٌ غَلِيظٌ
diminumnnya air nanah itu dan hampir dia tidak bisa menelannya dan datanglah (bahaya) maut kepadanya dari segenap penjuru, tetapi dia tidak juga mati, dan dihadapannya masih ada azab yang berat.QS.Ibrohim:17
ثُمَّ إِنَّكُمْ أَيُّهَا الضَّالُّونَ الْمُكَذِّبُونَ . لَآكِلُونَ مِن شَجَرٍ مِّن زَقُّومٍ. فَمَالِئُونَ مِنْهَا الْبُطُونَ.  فَشَارِبُونَ عَلَيْهِ مِنَ الْحَمِيمِ. فَشَارِبُونَ شُرْبَ الْهِيمِ. هَٰذَا نُزُلُهُمْ يَوْمَ الدِّينِ.
  Kemudian sesungguhnya kamu hai orang-orang yang sesat lagi mendustakan,benar-benar akan memakan pohon zaqqum,dan akan memenuhi perutmu dengannya.Sesudah itu kamu akan meminum air yang sangat panas.Maka kamu minum seperti unta yang sangat haus minum.Itulah hidangan untuk mereka pada hari Pembalasan".QS.Al-Waqi’ah:51-56
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Para hadirin sidang sholat ‘Ied rohimakumulloh,itu hanyalah beberapa siksaan dineraka yang akan Alloh berikan kepada orang-orang yang zholim,kepada orang-orang yang durhaka kepada Alloh.Dan siksaan yang paling ringan di neraka dikatakan Rosululloh adalah,ketika seseorang disuruh memakai sandal dari neraka maka akan mendidihlah seluruh anggota tubuhnya hingga ke otaknya dan mereka mengira bahwa siksaan itu adalah yang paling berat bagi dirinya,padahal siksaan itu adalah siksaan yang paling ringan.Tidakkah kita ngeri mendengar apa yang difirmankan oleh Alloh dan yang disabdakan oleh Rosululloh ?
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Para hadiri,agar kita terhindar dari hal tersebut maka bertaqwalah kepada Alloh.Dan kini kita semua Insya Alloh pada saat ini sudah dijadikan oleh Alloh menjadi orang yang bertaqwa kepada Alloh.Maka ketaqwaan ini marilah kita jaga,kita pelihara dan kita tingkatkan ketaqwaan kita kepada Alloh.Karena Alloh SWT,akan mewariskan surga hanya kepada orang-orang yang bertaqwa kepada-Nya.Sebagaimana Alloh berfirman di dalam Al-Qur’an.
وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
 Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,
Siapakah orang yang bertaqwa itu dan siapakah yang termasuk ahli surga itu ? Pada ayat selanjutnya Alloh menjelaskan ciri-ciri ahli surga,yaitu;
الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.
وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَن يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَىٰ مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ
Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.
أُولَٰئِكَ جَزَاؤُهُم مَّغْفِرَةٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَجَنَّاتٌ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ وَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ
Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.QS.Ali Imron:133-136
Bila kita sudah benar-benar menjadi orang yang bertaqwa maka Alloh akan selalu beserta kita,Alloh akan selalu menolong dan melindungi kita dan semua kebutuhannya akan dicukupi dan dipenuhi oleh Alloh SWT.
وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ
Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah, bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa.QS.Al-Baqoroh:194
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ
 Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa.QS.At-Taubah:7

وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا
Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.
وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ ۚ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا
Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.
وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْرًا
Dan barang -siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.
ذَٰلِكَ أَمْرُ اللَّهِ أَنزَلَهُ إِلَيْكُمْ ۚ وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ وَيُعْظِمْ لَهُ أَجْرًا
Itulah perintah Allah yang diturunkan-Nya kepada kamu, dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipat gandakan pahala baginya.QS.Ath-Tholak:2-5
Alloh SWT pasti akan menurunkan keberkahan dari langit dan dari bumi kepada orang,kepada keluarga,kepada masyarakat dan kepada penduduk yang bertaqwa kepada Alloh.Kalau sudah keberkahan yang diturunkan Alloh maka pasti akan membawa manfaat dan berdampak baik kepada kita semua,bila adzab yang Alloh turunkan maka semua akan menjadi bencana yang walaupun kelihatannya baik menurut manusia.
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِ بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِن كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُم بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ  Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.QS.Al-A’rof:96
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Para hadirin sidang sholat ‘Ied rohimakumulloh,Rosululloh SAW,menjelaskan dalam haditsnya bahwa surga akan sangat merindukan 4 golongan.
اَلْجَنَّةُ مُشْتَاقَتٌ اِلَى اَرْبَعَةِ نَفَرٍ،تَالِى الْقُرْآنِ،وَحَافِظِ اللِّسَانِ،وَمُطْعِمِ الْجِيْعَانِ،وَالصَّائِمِيْنَ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ
Surga sangat rindu terhadap 4 golongan manusia,yaitu pembaca Qur’an,pemelihara lisan,pemberi makan orang yang lapar,dan orang puasa di bulan Romadhon.
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Para hadirin,yang pertama agar kita menjadi orang yang dirindukan surga maka rajin-  rajinlah untuk membaca,belajar dan mengajarkan Al-Qur’an.
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
Sebaik-baik kalian adalah orang-orang yang suka belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.
اِقْرَءَواالْقُرْآنَ فَاِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيْعًا لِاَصْحَابِهِ
Bacalah Al-Qur’an,sebab di hari kiamat Al-Qur’an akan datang untuk memberi syafat (pertolongan) bagi para pembacanya.
اِذَا خَتَمَ الْعَبْدُ الْقُرْآنَ صَلَّى عَلَيْهِ عِنْدَ خَتْمِهِ سِتُّوْنَ اَلْفَ مَلَكٍ
Ketika seorang hamba mengkhatamkan Al-Qur’an maka pada saat itu sebanyak 60.000 Malaikat memohonkan ampunan orang yang mengkhatamkan Al-Qur’an.
Dan bahkan orang-orang yang suka membaca Al-Qur’an akan termasuk menjadi keluarga Alloh dan akan dimasukkan ke dalam surga.
Yang kedua golongan yang dirindukan oleh surga adalah orang-orang yang mampu memelihara lisannya,lisannya digunakan untuk berdzikir kepada Alloh,untuk mengingat Alloh dan untuk berkata yang baik.Karena itu jagalah lisan kita,lidah kita dan mulut kita.Tidak sedikit akibat dari lisan kita maka menimbulkan atau terjadi keributan dan terjadilah perkelahian,pertikaian dan terjadi pembunuhan.Dan ingatlah bahwa kita selalu diawasi oleh Malaikat yang selalu siap untuk mencatat semua apa yang kita katakan dan kita perbuat.
وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِ نَفْسُهُ ۖ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ
 Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya,
إِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيَانِ عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيدٌ
 (yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri.
مَّا يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.QS.Qof:16-18
Jagalah lisan kita,janganlah berkata yang apabila menyakiti orang lain,janganlah berkata keji dan kotor.Berkatalah yang baik-baik,bila tidak bisa maka diam adalah lebih baik.Sebagaimana Rosululloh SAW bersabda.
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ وَالْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ وَالْيَقُلْ خَيْرًا اَوْلِيَسْكُتْ
Barangsiapa yang beriman kepada Alloh dan hari akhir,maka muliakan / berbuat baiklah kepada tetangga,muliakanlah tamu,dan berkatalah yang baik-baik bila tidak bisa maka diamlah.
Dan Islam melarang umatnya untuk menyakiti orang lain apalagi terhadap sesama kaum muslimin,sebagaimana Alloh berfirman.
وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوا فَقَدِ احْتَمَلُوا بُهْتَانًا وَإِثْمًا مُّبِينًا
Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.QS.Al-Ahzab:58
Yang ketiga golongan yang dirindukan oleh surga adalah orang-orang yang suka memberi,suka memperhatikan orang-orang yang lapar,dan orang-orang miskin.Akan menjadi pendusta agama bagi orang-orang yang tidak memperhatikan orang-orang yang dalam kesulitan.
أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ. فَذَٰلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ . وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ الْمِسْكِينِ
Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?Itulah orang yang menghardik anak yatim,dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.QS.Al-Ma’un:1-3
فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ . وَأَمَّا السَّائِلَ فَلَا تَنْهَرْ
 Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.Dan terhadap orang yang minta-minta, janganlah kamu menghardiknya.QS.Adh-Dhuhah:9-10
Dan ingatlah bahwa di dalam harta yang kita miliki itu ada haknya orang lain.
وَفِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ لِّلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ
Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian.QS.Adz-Dzariyat:19

Rosululloh SAW bersabda.
اَلسَّخِيُّ قَرِيْبٌ مِنَ اللهِ قَرْيْبٌ مِنَ الْجَنَّةِ،قَرِيْبٌ مِنَ النَّاسِ،بَعِيْدٌ مِنَ النَّارِ.وَالْبَخِيْلُ بَعِيْدٌ مِنَ اللهِ،بَعِيْدٌ مِنَ الْجَنَّةِ،بَعِيْدٌ مِنَ النَّاسِ،قَرِيْبٌ مِنَ النَّارِ.وَالْجَاهِلُ السَّخِيُّ اَحَبُّ اِلَى اللهِ مِنَ الْعَالِمِ الْبَخِيْلِ
Orang yang pemurah (suka memberi) itu dekat kepada Alloh,dekat dengan surga dan dekat dengan manusia serta jauh dari neraka.Sedangkan orang yang kikir,jauh dari Alloh,jauh dari surga,menjauhi manusia dan mendekati neraka.”Dan orang bodoh yang pemurah sangat disukai oleh Alloh dari pada orang ‘alim yang kikir.
الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
 (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.
Yang keempat orang dirindukan oleh surga adalah orang yang berpuasa di bulan Romadhon.Karena di dalam bulan romadhon adalah bulan pembakaran dosa,bulan pensucian jiwa.Sebab orang yang melaksanakan ibadah puasanya benar-benar karena Alloh maka sudah dipastikan akan mendapatkan ampunan dari Alloh.Dan didalam melaksanakan ibadah puasa ada tujuan tertentu yang dikehendaki oleh Alloh,yaitu agar manusia,agar kita semua menjadi orang yang bertaqwa.Dan bila sudah menjadi orang yang bertaqwa maka tempat kembalinya adalah surga.
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Para hadirin,sekali lagi marilah kita jaga ketaqwaan yang telah kita peroleh pada saat ini,untuk selalu berada di jalan Alloh dan Rosul-Nya.Dan selalu ingatlah akan hadits berikut ini agar kita selalu waspada dalam menjalani kehidupan ini.
عِشْ مَاشِئْتَ فَاِنَّكَ مَيِّتٌ
Wahai Muhammad,wahai ummat Nabi Muhammad hiduplah sekehendakmu,tapi ingat bahwa kamu,bahwa kita ini pasti mati.
وَاَحْبِبْ مَنْ شِئْتَ فَاِنَّكَ مُفَرِّقُهُ
Cintailah semua yang kamu cintai sekehendakmu,tapi ingat bahwa kamu,bahwa kita pasti akan berpisah dengan semua yang kita cintai.Kita akan berpisah dengan anak-anak kita,akan berpisah dengan istri dan akan berpisah dengan harta benda kita.
وَاعْمَلْ مَا شِئْتَ فَاِنَّكَ مَجْزِيٌّ بِهِ
 Dan beramal-lah sekehendakmu,tapi ingat bahwa kamu,bahwa kita akan mendapatkan balasan dari amalmu.Yang baik akan dibalas dengan pahala oleh Alloh,dan yang jelek akan diberi balasan dengan siksa.
Maka di bulan syawal ini marilah kita tingkatkan amal baik kita,ibadah kita kepada Alloh,sehingga kita semua akan menjadi
orang-orang yang dirindukan oleh surga.
Dan akhirnya,marilah dihari yang fitri ini,dihari yang suci ini untuk saling memaafkan,dan bukakanlah pintu maaf untuk semua orang sebelum orang lain meminta maaf kepada kita.

بَارَكَ اللهُ لِى وَلَكُمْ فِى الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِى وَاِيَّكُمْ بِمَافِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِالْحَكِيْمِ,وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنِّى وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَالسَّمِيْعُ الْعَلِيْمِ

  
اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ.اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا ،وَالْحَمْدُ لِلّهِ كَثِيْرًا،وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا،لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ،وَنَصَرَ عَبْدَهُ،وَاَعَزَّ جُنْدَهُ،وَهَزَمَ الْاَحْزَابَ وَحْدَهُ،لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ وَلَانَعْبُدُ اِلَّا اِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ.                                  
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ،اَلْعَلِيْمِ الْحَلِيْمِ الْغَفَّارِ،الْعَظِيْمِ الْقَهَّارِ الَّذِيْ لَاتَخْفَى مَعْرِفَتُهُ عَلَى مَنْ نَظَرَ فِى بَدَائِعِ مَهْلِكَتِهِ بِعَيْنِ الْاِكْتِبَارِ.                                                                       
وَاَشْهَدُ اَنْ لَّااِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ شَهَادَةَ مَنْ شَهِدَ بِهَا يَفُوْزُبِهَا فِى دَارِ الْقَرَارِ. وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُولُهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَاَصْحَابِهِ الطَّاهِرِيْنَ الْاَخْبَارِ                                                   
اَمَّابَعْدُ. فَيَاعِبَادَاللهِ اِتَّقُوااللهَ وَاَطِيْعُوْهُ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ.وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهَ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ،وَثَنَّى بِمَلَائِكَتِهِ بِقُدْسِهِ.فَقَالَ اللهُ تَعَالَى اِنَّ اللهَ وِمَلَائكَتِهِ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ.يَآاَيُّهَاالّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْاعَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِمًا. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ.كَمَاصَلَّيْتَ وَسَلَّمْتَ وَبَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا اَبْرَاهِيْمَ فِى الْعَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَّجِيْدٌ.                                                      
اَللهُمَّ اغْفِرْلَلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اَلْأَحْيَاءِمِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ,اِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ ُّجِيْبُ الدَّعْوَاتِ وَيَاقَاضِيَ الْحَاجَاتِ. أَللهُمَّ رَبَّنَالَاتُزِغْ قُلُوْبَنَابَعْدَاِذْهَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَامِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابِ. رَبَّنَالَاتَجْعَلْ فِى قُلُوْبِنَاغِلًّالِّلَّذِيْنَ آمَنُوْارَبَّنَااِنَّكَ رَؤُفٌ رَّحِيْمٌ. رَبَّنَاهَبْ لَنَامِنْ اَزْوَاجِنَاوَذُرِّيَّاتِنَاقُرَّةَ اَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَالِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا.اَللَّهُمَّ اَعِزَّ الْاِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَاَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِيْنَ،وَانْصُرْعِبَادَكَ الْمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَالدِّيْنَ،وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ الْمُسْلِمِيْنَ،وَدَمِّرْ اَعْدَاءَالدِيْنِ،وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ اِلَى يَوْمَ الدَّيْنِ.اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّاالْبَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالزَّلَازِلَ وَالْمِحَنَ وَسُوْءَ الْفِتْنَةِ وَالْمِحَنَ مَاظَهَرَ مِنْهَا وَمَابَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَا خَآصَّةً وَعَنْ بَلَدِ فَلِسْتِيْنَ خَآصَّةً وَسَئِرِ الْبُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَآمَّةً اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٍ.اَللَّهُمَّ سَلِّمْنَا وَالْمُسْلِمِيْنَ فِى الْفَلِسْتِيْنَ،وَسَلِّمْ مُسْلِمِيْنَ فِى يَامَنْ،وَسَلِّمْ مُسْلِمِيْنَ فِى الشَّامِ،وَسَلِّمْ مُسْلِمِيْنَ فِى مِيَنْمَرْ،وَسَلِّمْ مُسْلِمِيْنَ فِى اِنْدُونِسِيْيَا                               
 خَآصَّةً.اَللَّهُمَّ اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ،صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ اُلَئِكَ رَفِيْفًا،صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَاالضَّآلِّيْنَ.اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَ وَقِرَاءَتَنَا وَزَكَاتَنَا وَصَدَقَاتِنَا بَرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَكَفِّرْعَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَخَطَايَنَا اَنْتَ وَلِيُّنَا فَاغْفِرْلَنَا وَارْحَمْنَا وَاَنْتَ خَيْرُ الْغَافِرِيْنَ.وَاجْعَلْنَا يَااللهُ مِنَ الْعَائِذِيْنَ وَالْفَلئِزِيْنَ وَالْمَقْبُوْلِيْنَ وَالْمَغْفُوْرِيْنَ وَاَدْخِلْنَا فِى زُمْرَةِ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ. اَللَّهُمَّ اقِضِ حَاجَاتِنَاوَحَصِلْ مَقَاصِدَنَا وَسَهِّلْ اُمُوْرَنَا 3× اُمُوْرَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَاقِضِ دُيُوْنَنَا وَكَفِّرْ سَيِّأَتِنَا بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَرْالرَّاحِمِيْنَ.......رَبَّنَاآتِنَافِى الدُّنْيَاحَسَنَةً وَفِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَاعَذَابَ النَّارِ.                                                                    
عِبَادَاللهِ اِنَّ اللهَ يَأْمُرُبِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَاِيْتَاءِذِى الْقُرْبى وَيَنْهى عَنِ الْفَخْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. وَلَذِكْرُاللهِ اَكْبَرُ                                                

Tidak ada komentar:

Posting Komentar