اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ
اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ-
اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبِرُ.اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا ،وَالْحَمْدُ لِلّهِ
كَثِيْرًا،وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا،لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ
وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ،وَنَصَرَ عَبْدَهُ،وَاَعَزَّ جُنْدَهُ،وَهَزَمَ
الْاَحْزَابَ وَحْدَهُ،لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ وَلَانَعْبُدُ اِلَّا اِيَّاهُ
مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ.
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ
الْعَالَمِيْنَ،وَنَشْهَدُ اَنْ لَّااِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ
لَهُ شَهَادَةَ مُنْتَصِبٍ لِّاَدَاءِ وُجُوْبِ الْعُبُوْدِيَّةِ.وَنَشْهَدُ اَنَّ
مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ،الَّذِي فَتَحَ اللهُ بِهِ اَعْيُنًا عُمْيًا
وَآذَانًا صُمًّا وَجَعَلَهُ رَحْمَةً لِّكُلِّ الْبَرِيَّةِ.اَلّلهُمَّ
صَلِّى وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُتَمِّمِ لِمِكَارِمِ
الْاَخْلَاقِ وَعَلَى آلِهِ وَاَصْحَابِهِ الَّذِيْنَ هُمُ الْهُدَاةُ
بِالْاِتِّفَاقِ
اَمَّابَعْدُ. مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ
رَحِمَكُمُ اللهُ،اِتَّقُوااللهَ وَتَمَسَّكُوْا بِالدِّيْنِ الْقَوِيْمِ
وَاسْتَعِدُّوْالِيَوْمٍ لَايَنْفَعُ مَالٌ وَلَابَنُوْنٌ اِلَّا مَنْ اَتَااللهُ
بِقَلْبٍ سَلِيْمٍ.
قَالَ اللهُ تَعَالَى. وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ
الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِ بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ
وَالْأَرْضِ وَلَٰكِن كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُم بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
Para hadirin sidang sholat ‘Iedul Fitri rohimakumulloh,mulai
sejak terbenamnya matahari kemarin sore
kaum muslimin di seluruh penjuru dunia mengumandangkan kalimat takbir,tahmid
dan tahlil untuk mengagungkan dan mensucikan Alloh dihari yang dimuliakan oleh
Alloh SWT.Yang setelah selama satu bulan penuh melaksanakan ibadah puasa
dibulan Romadhon yang penuh dengan berkah dan ampunan.Dan kini tibalah suatu
hari yang dinanti-nanti oleh kaum muslimin di seluruh penjuru dunia yang
merupakan hari yang telah dijanjikan oleh Alloh untuk kaum muslimin yang
beriman kepada Alloh SWT,yaitu Hari Raya ‘Iedul Fitri atau hari kembali kepada
kesucian yang tanpa noda dan dosa.
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Para hadirin,sudah kita ma’lumi bersama bahwa tujuan kita
melaksanakan ibadah puasa dibulan Romadhon adalah untuk membentuk manusia yang bertaqwa kepada Alloh,dan akan menjadi
manusia yang tangguh untuk menghadapi berbagai macam tantangan dalam hidup ini,yang
harus kita hadapi dengan sabar dan tawakkal kepada Alloh SWT.
Karena itu bersyukurlah kita bahwa kita semua
dikaruniai,dianugerahakan dan diberi oleh Alloh yang selama sebulan amal kita
dilipatgandakan pahalanya,yang pada bulan Romadhon do’a kita diijabah oleh
Alloh,yang pada bulan Romadhon dosa-dosa kita dibakar dan dosa kita diampuni
oleh Alloh dan pada bulan Romadhon Alloh
menurunkan keberkahan dan rahmat-Nya kepada orang-orang yang beriman kepada
Alloh.Sehingga setelah berakhirnya bulan Romadhon semua orang yang beriman
kepada Alloh dosa-dosanya diampuni oleh Alloh,suci bagaikan bayi yang baru
lahir dari kandungan ibunya,bersih yang tanpa dosa dan noda pada diri orang yang beriman setelah selesai
menunaikan ibadah puasa di bulan Romadhon.
Para hadirin sidang sholat ‘Ied rohimakumulloh,orang-orang yang
telah menuanaikan ibadah puasa dengan baik dan sempurna maka sudah memiliki
tiket untuk memasuki surganya Alloh.Karena itu jagalanh dengan sebaik-baiknya
tiket yang telah kita peroleh dan jangan sampai rusak tiket surga
tersebut.Dengan tiket ketaqwaan ini kini kita semua telah dijadikan oleh Alloh
menjadi hamba-hamba Alloh yang sudah terbebas dari noda dan dosa.Karena itu
janganlah kita rusak tiket tersebut, janganlah kita nodai lagi,janganlah kita
kotori lagi dan janganlah kita melakukan perbuatan yang menyebabkan akan
ternaodai lagi jiwa yang telah suci ini,janganlah melakukan perbuatan dosa
lagi,janganlah melakukan perbuatan ma’shiat dan durhaka lagi baik terhadap
Alloh maupun terhadap sesama manusia yang menyebabkan tiket untuk masuk surga itu menjadi rusak.
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Para hadirin sidang sholat ‘Ied rohimakumulloh,Alloh SWT
mengingatkan kita semua sebagaimana yang Alloh firmankan di dalam Al-Qur’an
surat Al-Hasyr ayat 18-19.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ
نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا
تَعْمَلُونَ
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah
kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah
diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah,
sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنسَاهُمْ
أَنفُسَهُمْ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka
lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.
Para hadirin,pada ayat di atas Alloh mengingatkan kita
semua,karena kita semua sudah menjadi orang yang bertaqwa sehingga kita semua
dipanggil dan diajak berbicara oleh Alloh SWT.Hendaklah kita ini harus
memperhatikan diri kita sendiri ketika hidup di dunia untuk bekal perjalanan
hidup di akhirat kelak.Karena setelah kehidupan di dunia ini kita akan
mengalami,kita akan dihidupkan kembali oleh Alloh di akhirat.Sudah punya bekal
apa
? Apa yang sudah kita persiapkan untuk kehidupan di
hari esok ? Sudah siapkah kita untuk menghadapi kematian yang pasti akan
terjadi ?
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Para hadirin sidang sholat ‘Ied
rohimakumulloh,sesungguhnya Alloh pasti mengetahui segala apa yang diperbuat oleh kita di
dunia dan tidak akan ada yang tersembunyi atau dari pengawasan Alloh.
وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تُسِرُّونَ وَمَا تُعْلِنُونَ
Dan Allah mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu
lahirkan.QS.An-Nahl:19
أَلَّا يَسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي يُخْرِجُ الْخَبْءَ فِي
السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَيَعْلَمُ مَا تُخْفُونَ وَمَا تُعْلِنُونَ
agar mereka tidak menyembah Allah Yang mengeluarkan apa yang
terpendam di langit dan di bumi dan Yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan
dan apa yang kamu nyatakan.QS.An-Naml:25
إِنَّ الَّذِينَ يُحِبُّونَ أَن تَشِيعَ الْفَاحِشَةُ فِي
الَّذِينَ آمَنُوا لَهُمْ عَذَابٌ
أَلِيمٌ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۚ وَاللَّهُ يَعْلَمُ
وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita)
perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab
yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak
mengetahui.
وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ وَأَنَّ اللَّهَ
رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
Dan sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan
rahmat-Nya kepada kamu semua, dan Allah Maha Penyantun dan Maha Penyayang,
(niscaya kamu akan ditimpa azab yang besar).QS.An-Nur:19-20
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Para hadirin sidang sholat ‘Ied rohimakumulloh,apabila
manusia sudah lupa kepada Alloh,sudah selalu menentang Alloh,sudah selalu
berbuat ma’shiat dan durhaka kepada Alloh,maka pasti akan lupa dengan dirinya
sendiri.Orang-orang yang sudah lupa kepada Alloh maka tidak lagi akan peduli
dengan dirinya sendiri,dan tidak akan menyayangi dirinya sendiri.Mereka sudah
tidak berpikir apakah dirinya akan menjadi orang yang baik atau orang yang buruk.Kalau
sudah lupa dengan dirinya sendiri,sudah tidak menyayangi dirinya sendiri maka
bagaimana akan dapat menyayangi orang lain.
وَأَنفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ
إِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَأَحْسِنُوا ۛ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah
kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah,
karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat
baik.QS.A-Baqoroh:195
Dan orang-orang yang lupa dengan dirinya itu adalah
orang-orang yang selalu berbuat durhaka dan ma’shiat kepada Alloh.Dan Alloh
mengancam orang-orang yang berbuat durhaka.
إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًا . لِّلطَّاغِينَ مَآبًا. لَّابِثِينَ فِيهَا أَحْقَابًا. لَّا
يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْدًا وَلَا شَرَابًا. إِلَّا حَمِيمًا وَغَسَّاقًا. جَزَاءً وِفَاقًا
Sesungguhnya neraka Jahannam itu (padanya) ada tempat
pengintai,lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang
melampaui batas (orang yang durhaka),mereka
tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya,mereka
tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,selain
air yang mendidih dan nanah,sebagai pambalasan yang
setimpal.QS.An-Naba’:21-26
فَكُلًّا أَخَذْنَا بِذَنبِهِ ۖ فَمِنْهُم مَّنْ أَرْسَلْنَا
عَلَيْهِ حَاصِبًا وَمِنْهُم مَّنْ أَخَذَتْهُ الصَّيْحَةُ وَمِنْهُم مَّنْ
خَسَفْنَا بِهِ الْأَرْضَ وَمِنْهُم مَّنْ أَغْرَقْنَا ۚ وَمَا كَانَ اللَّهُ
لِيَظْلِمَهُمْ وَلَٰكِن كَانُوا أَنفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ
Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya,
maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan
di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara
mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami
tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi
merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.QS.Al-Ankabut:40
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Para hadirin sidang sholat ‘Iedul Fitri rohimakumulloh,pada ayat
di atas bahwa Alloh menyiksa mereka akibat dari perbuatan mereka sendiri,ada
yang disiksa dengan diturunkannya hujan batu kerikil,ada yang ditimpah dengan
suara yang keras,ada yang dengan gunung meletus dengan mengeluarkan lahar yang
panas,ada yang dibenamkan ke dalam bumi,ada yang ditimpa gempa bumi,ada yang
lautnya diluapkan atau dengan Tsunami,ada yang ditenggelamkan ke dalam laut
atau dengan banjir bandang atau dengan tanah longsor dan lain sebagainya. Alloh
tidak berbuat zholim kepada manusia,kepada hamba-Nya dan kepada kita, justru
Alloh sangat menyayangi hamba-Nya,menyayangi kita semua.Alloh sangat menyayangi
kita semua,sayangnya Alloh kepada kita melebihi sayangnya manusia pada dirinya
sendiri.Sebagai bukti sayang Alloh kepada hamba-Nya maka Alloh memberikan
rambu-rambu,Alloh memberikan petunjuk hidup di dunia dan di akhirat.Alloh
menurunkan petunjuk dan hidayah dengan melalui Al-Qur’an agar manusia menjadi
hamba yang mulia dan selamat dari adzab-Nya. Al-Qur’an sudah menginformasikan
kepada manusia mana jalan yang harus dilaluinya dan mana jalan yang harus
ditinggalkannya.
Dan pada dasarnya Alloh tidak memaksakan hamba-Nya,bagi hamba yang
mau beriman maka berimanlah,bagi yang ingin kafir maka biarlah ia kafir semua
terserah manusia sendiri.Namun apabila manusia itu mendapatkan siksa dari Alloh
maka janganlah menyalahkan Alloh,karena Alloh tidak akan berbuat zholim kepada
manusia.Akan tetapi justru manusianya sendiri yang berbuat zholim kepada
dirinya sendiri.
وَقُلِ الْحَقُّ مِن رَّبِّكُمْ ۖ فَمَن شَاءَ فَلْيُؤْمِن وَمَن
شَاءَ فَلْيَكْفُرْ ۚ إِنَّا أَعْتَدْنَا لِلظَّالِمِينَ نَارًا أَحَاطَ بِهِمْ
سُرَادِقُهَا ۚ وَإِن يَسْتَغِيثُوا يُغَاثُوا بِمَاءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِي
الْوُجُوهَ ۚ بِئْسَ الشَّرَابُ وَسَاءَتْ مُرْتَفَقًا
Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka
barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang
ingin (kafir) biarlah ia kafir". Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang
orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka
meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang
mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling
jelek.QS.Al-Kahfi:29
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Para hadirin,tidakkah kita mau menyayangi diri kita
sendiri,tidakkah kita ngeri akan siksaan demi siksaan dari Alloh nanti di
akhirat?Bahwa bagi orang-orang yang berbuat dosa,ma’shiat dan durhaka kepada
Alloh,mereka akan dimasukkan ke dalam neraka yang bergejolak apinya,didih air
yang sangat panas,mereka semua akan dikepung dengan berbagai macam siksaan di
dalam neraka.Mereka akan diberi minum dari air seperti besih yang mendidih yang
akan dapat menghanguskan wajah mereka.Ketika mereka minum air Al-Hamim maka
akan terkelupaslah seluruh kulit wajahnya.
يَتَجَرَّعُهُ وَلَا يَكَادُ يُسِيغُهُ وَيَأْتِيهِ الْمَوْتُ مِن
كُلِّ مَكَانٍ وَمَا هُوَ بِمَيِّتٍ ۖ وَمِن وَرَائِهِ عَذَابٌ غَلِيظٌ
diminumnnya air nanah itu dan hampir dia tidak bisa menelannya
dan datanglah (bahaya) maut kepadanya dari segenap penjuru, tetapi dia tidak
juga mati, dan dihadapannya masih ada azab yang berat.QS.Ibrohim:17
ثُمَّ إِنَّكُمْ أَيُّهَا الضَّالُّونَ الْمُكَذِّبُونَ . لَآكِلُونَ مِن شَجَرٍ مِّن
زَقُّومٍ.
فَمَالِئُونَ
مِنْهَا الْبُطُونَ. فَشَارِبُونَ عَلَيْهِ مِنَ
الْحَمِيمِ. فَشَارِبُونَ شُرْبَ الْهِيمِ. هَٰذَا نُزُلُهُمْ يَوْمَ
الدِّينِ.
Kemudian sesungguhnya kamu hai orang-orang yang sesat
lagi mendustakan,benar-benar akan memakan pohon zaqqum,dan akan
memenuhi perutmu dengannya.Sesudah itu kamu akan meminum air yang
sangat panas.Maka kamu minum seperti unta yang sangat haus minum.Itulah
hidangan untuk mereka pada hari Pembalasan".QS.Al-Waqi’ah:51-56
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Para hadirin sidang sholat ‘Ied rohimakumulloh,itu
hanyalah beberapa siksaan dineraka yang akan Alloh berikan kepada orang-orang
yang zholim,kepada orang-orang yang durhaka kepada Alloh.Dan siksaan yang
paling ringan di neraka dikatakan Rosululloh adalah,ketika seseorang disuruh
memakai sandal dari neraka maka akan mendidihlah seluruh anggota tubuhnya
hingga ke otaknya dan mereka mengira bahwa siksaan itu adalah yang paling berat
bagi dirinya,padahal siksaan itu adalah siksaan yang paling ringan.Tidakkah
kita ngeri mendengar apa yang difirmankan oleh Alloh dan yang disabdakan oleh
Rosululloh ?
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Para hadiri,agar kita terhindar dari hal tersebut maka
bertaqwalah kepada Alloh.Dan kini kita semua Insya Alloh pada saat ini sudah
dijadikan oleh Alloh menjadi orang yang bertaqwa kepada Alloh.Maka ketaqwaan ini marilah kita jaga,kita pelihara dan kita
tingkatkan ketaqwaan kita kepada Alloh.Karena Alloh SWT,akan mewariskan surga
hanya kepada orang-orang yang bertaqwa kepada-Nya.Sebagaimana Alloh berfirman
di dalam Al-Qur’an.
وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا
السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan
dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang
disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,
Siapakah orang yang bertaqwa itu dan siapakah yang
termasuk ahli surga itu ? Pada ayat selanjutnya Alloh menjelaskan ciri-ciri
ahli surga,yaitu;
الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ
وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ
الْمُحْسِنِينَ
(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik
di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan
memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.
وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنفُسَهُمْ
ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَن يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا
اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَىٰ مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ
Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan
perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu
memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni
dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu,
sedang mereka mengetahui.
أُولَٰئِكَ جَزَاؤُهُم مَّغْفِرَةٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَجَنَّاتٌ
تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ وَنِعْمَ أَجْرُ
الْعَامِلِينَ
Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka
dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di
dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.QS.Ali
Imron:133-136
Bila kita sudah benar-benar menjadi orang yang
bertaqwa maka Alloh akan selalu beserta kita,Alloh akan selalu menolong dan
melindungi kita dan semua kebutuhannya akan dicukupi dan dipenuhi oleh Alloh
SWT.
وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ
Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah, bahwa Allah beserta
orang-orang yang bertakwa.QS.Al-Baqoroh:194
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ
Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang
bertakwa.QS.At-Taubah:7
وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا
Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan
mengadakan baginya jalan keluar.
وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ
عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ ۚ قَدْ جَعَلَ
اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا
Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada
disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah
akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang
(dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap
sesuatu.
وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْرًا
Dan barang -siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah
menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.
ذَٰلِكَ أَمْرُ اللَّهِ أَنزَلَهُ إِلَيْكُمْ ۚ وَمَن يَتَّقِ
اللَّهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ وَيُعْظِمْ لَهُ أَجْرًا
Itulah perintah Allah yang diturunkan-Nya kepada kamu, dan
barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menghapus
kesalahan-kesalahannya dan akan melipat gandakan pahala
baginya.QS.Ath-Tholak:2-5
Alloh SWT pasti akan menurunkan keberkahan dari langit dan dari
bumi kepada orang,kepada keluarga,kepada masyarakat dan kepada penduduk yang bertaqwa
kepada Alloh.Kalau sudah keberkahan yang diturunkan Alloh maka pasti akan
membawa manfaat dan berdampak baik kepada kita semua,bila adzab yang Alloh
turunkan maka semua akan menjadi bencana yang walaupun kelihatannya baik
menurut manusia.
وَلَوْ
أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِ بَرَكَاتٍ مِّنَ
السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِن كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُم بِمَا كَانُوا
يَكْسِبُونَ Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada
mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami)
itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.QS.Al-A’rof:96
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Para hadirin sidang sholat ‘Ied
rohimakumulloh,Rosululloh SAW,menjelaskan dalam haditsnya bahwa surga akan
sangat merindukan 4 golongan.
اَلْجَنَّةُ مُشْتَاقَتٌ
اِلَى اَرْبَعَةِ نَفَرٍ،تَالِى الْقُرْآنِ،وَحَافِظِ اللِّسَانِ،وَمُطْعِمِ
الْجِيْعَانِ،وَالصَّائِمِيْنَ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ
Surga sangat rindu terhadap 4 golongan manusia,yaitu
pembaca Qur’an,pemelihara lisan,pemberi makan orang yang lapar,dan orang puasa
di bulan Romadhon.
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Para hadirin,yang pertama agar kita menjadi orang yang
dirindukan surga maka rajin- rajinlah untuk membaca,belajar dan mengajarkan
Al-Qur’an.
خَيْرُكُمْ مَنْ
تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
Sebaik-baik kalian adalah orang-orang yang suka
belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.
اِقْرَءَواالْقُرْآنَ
فَاِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيْعًا لِاَصْحَابِهِ
Bacalah Al-Qur’an,sebab di hari kiamat Al-Qur’an akan
datang untuk memberi syafat (pertolongan) bagi para pembacanya.
اِذَا خَتَمَ الْعَبْدُ الْقُرْآنَ صَلَّى
عَلَيْهِ عِنْدَ خَتْمِهِ سِتُّوْنَ اَلْفَ مَلَكٍ
Ketika seorang hamba mengkhatamkan Al-Qur’an maka pada
saat itu sebanyak 60.000 Malaikat memohonkan ampunan orang yang mengkhatamkan
Al-Qur’an.
Dan bahkan orang-orang yang suka membaca Al-Qur’an
akan termasuk menjadi keluarga Alloh dan akan dimasukkan ke dalam surga.
Yang kedua golongan yang dirindukan oleh surga adalah
orang-orang yang mampu memelihara lisannya,lisannya digunakan untuk berdzikir
kepada Alloh,untuk mengingat Alloh dan untuk berkata yang baik.Karena itu
jagalah lisan kita,lidah kita dan mulut kita.Tidak sedikit akibat dari lisan
kita maka menimbulkan atau terjadi keributan dan terjadilah
perkelahian,pertikaian dan terjadi pembunuhan.Dan ingatlah bahwa kita selalu
diawasi oleh Malaikat yang selalu siap untuk mencatat semua apa yang kita
katakan dan kita perbuat.
وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِ
نَفْسُهُ ۖ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ
Dan
sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan
oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya,
إِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيَانِ عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ
الشِّمَالِ قَعِيدٌ
(yaitu) ketika
dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan
dan yang lain duduk di sebelah kiri.
مَّا يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada
di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.QS.Qof:16-18
Jagalah lisan kita,janganlah berkata yang apabila
menyakiti orang lain,janganlah berkata keji dan kotor.Berkatalah yang
baik-baik,bila tidak bisa maka diam adalah lebih baik.Sebagaimana Rosululloh
SAW bersabda.
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ
بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ وَالْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ وَالْيَقُلْ
خَيْرًا اَوْلِيَسْكُتْ
Barangsiapa yang beriman kepada Alloh dan hari
akhir,maka muliakan / berbuat baiklah kepada tetangga,muliakanlah tamu,dan berkatalah yang baik-baik bila tidak bisa maka
diamlah.
Dan Islam melarang umatnya untuk menyakiti orang lain
apalagi terhadap sesama kaum muslimin,sebagaimana Alloh berfirman.
وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ بِغَيْرِ
مَا اكْتَسَبُوا فَقَدِ احْتَمَلُوا بُهْتَانًا وَإِثْمًا مُّبِينًا
Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan
mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah
memikul kebohongan dan dosa yang nyata.QS.Al-Ahzab:58
Yang ketiga golongan yang dirindukan oleh surga adalah
orang-orang yang suka memberi,suka memperhatikan orang-orang yang lapar,dan
orang-orang miskin.Akan menjadi pendusta agama bagi orang-orang yang tidak
memperhatikan orang-orang yang dalam kesulitan.
أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ. فَذَٰلِكَ الَّذِي يَدُعُّ
الْيَتِيمَ . وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ الْمِسْكِينِ
Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?Itulah
orang yang menghardik anak yatim,dan tidak
menganjurkan memberi makan orang miskin.QS.Al-Ma’un:1-3
فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ . وَأَمَّا السَّائِلَ فَلَا
تَنْهَرْ
Sebab itu,
terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.Dan
terhadap orang yang minta-minta, janganlah kamu menghardiknya.QS.Adh-Dhuhah:9-10
Dan ingatlah bahwa di dalam harta yang kita miliki itu
ada haknya orang lain.
وَفِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ لِّلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ
Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang
meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian.QS.Adz-Dzariyat:19
Rosululloh SAW bersabda.
اَلسَّخِيُّ قَرِيْبٌ
مِنَ اللهِ قَرْيْبٌ مِنَ الْجَنَّةِ،قَرِيْبٌ مِنَ النَّاسِ،بَعِيْدٌ مِنَ
النَّارِ.وَالْبَخِيْلُ بَعِيْدٌ مِنَ اللهِ،بَعِيْدٌ مِنَ الْجَنَّةِ،بَعِيْدٌ
مِنَ النَّاسِ،قَرِيْبٌ مِنَ النَّارِ.وَالْجَاهِلُ السَّخِيُّ اَحَبُّ اِلَى
اللهِ مِنَ الْعَالِمِ الْبَخِيْلِ
Orang yang pemurah (suka memberi) itu dekat kepada
Alloh,dekat dengan surga dan dekat dengan manusia serta jauh dari
neraka.Sedangkan orang yang kikir,jauh dari Alloh,jauh dari surga,menjauhi
manusia dan mendekati neraka.”Dan orang bodoh yang pemurah sangat disukai oleh
Alloh dari pada orang ‘alim yang kikir.
الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ
وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ
الْمُحْسِنِينَ
(yaitu) orang-orang
yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan
orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat
kebajikan.
Yang keempat orang dirindukan oleh surga adalah orang
yang berpuasa di bulan Romadhon.Karena di dalam bulan romadhon adalah bulan
pembakaran dosa,bulan pensucian jiwa.Sebab orang yang melaksanakan ibadah
puasanya benar-benar karena Alloh maka sudah dipastikan akan mendapatkan
ampunan dari Alloh.Dan didalam melaksanakan ibadah puasa ada tujuan tertentu
yang dikehendaki oleh Alloh,yaitu agar manusia,agar kita semua menjadi orang
yang bertaqwa.Dan bila sudah menjadi orang yang bertaqwa maka tempat kembalinya
adalah surga.
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Para hadirin,sekali lagi marilah kita jaga ketaqwaan
yang telah kita peroleh pada saat ini,untuk selalu berada di jalan Alloh dan
Rosul-Nya.Dan selalu ingatlah akan hadits berikut ini agar kita selalu waspada dalam menjalani
kehidupan ini.
عِشْ مَاشِئْتَ فَاِنَّكَ
مَيِّتٌ
Wahai Muhammad,wahai ummat Nabi Muhammad hiduplah
sekehendakmu,tapi ingat bahwa kamu,bahwa kita ini pasti mati.
وَاَحْبِبْ مَنْ شِئْتَ
فَاِنَّكَ مُفَرِّقُهُ
Cintailah semua yang kamu cintai sekehendakmu,tapi
ingat bahwa kamu,bahwa kita pasti akan berpisah dengan semua yang kita
cintai.Kita akan berpisah dengan anak-anak kita,akan berpisah dengan istri dan
akan berpisah dengan harta benda kita.
وَاعْمَلْ مَا شِئْتَ
فَاِنَّكَ مَجْزِيٌّ بِهِ
Dan beramal-lah
sekehendakmu,tapi ingat bahwa kamu,bahwa kita akan mendapatkan balasan dari
amalmu.Yang baik akan dibalas dengan pahala oleh Alloh,dan yang jelek akan
diberi balasan dengan siksa.
Maka di bulan syawal ini marilah kita tingkatkan amal
baik kita,ibadah kita kepada Alloh,sehingga kita semua akan menjadi
orang-orang yang dirindukan oleh surga.
Dan akhirnya,marilah dihari yang fitri ini,dihari yang
suci ini untuk saling memaafkan,dan bukakanlah pintu maaf untuk semua orang
sebelum orang lain meminta maaf kepada kita.
بَارَكَ
اللهُ لِى وَلَكُمْ فِى الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِى وَاِيَّكُمْ
بِمَافِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِالْحَكِيْمِ,وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنِّى
وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَالسَّمِيْعُ الْعَلِيْمِ
اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ
اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ- اَللهُ اَكْبَرُ.اَللهُ
اَكْبَرُ كَبِيْرًا ،وَالْحَمْدُ لِلّهِ كَثِيْرًا،وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً
وَاَصِيْلًا،لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ،وَنَصَرَ
عَبْدَهُ،وَاَعَزَّ جُنْدَهُ،وَهَزَمَ الْاَحْزَابَ وَحْدَهُ،لَااِلَهَ اِلَّا
اللهُ وَلَانَعْبُدُ اِلَّا اِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ
الْكَافِرُوْنَ.
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ
الْعَالَمِيْنَ،اَلْعَلِيْمِ الْحَلِيْمِ الْغَفَّارِ،الْعَظِيْمِ الْقَهَّارِ
الَّذِيْ لَاتَخْفَى مَعْرِفَتُهُ عَلَى مَنْ نَظَرَ فِى بَدَائِعِ مَهْلِكَتِهِ
بِعَيْنِ الْاِكْتِبَارِ.
وَاَشْهَدُ اَنْ لَّااِلَهَ اِلَّا اللهُ
وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ شَهَادَةَ مَنْ شَهِدَ بِهَا يَفُوْزُبِهَا فِى دَارِ
الْقَرَارِ. وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُولُهُ صَلَّى اللهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَاَصْحَابِهِ الطَّاهِرِيْنَ الْاَخْبَارِ
اَمَّابَعْدُ. فَيَاعِبَادَاللهِ
اِتَّقُوااللهَ وَاَطِيْعُوْهُ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ.وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهَ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ
بِنَفْسِهِ،وَثَنَّى بِمَلَائِكَتِهِ بِقُدْسِهِ.فَقَالَ اللهُ تَعَالَى اِنَّ
اللهَ وِمَلَائكَتِهِ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ.يَآاَيُّهَاالّذِيْنَ آمَنُوْا
صَلُّوْاعَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِمًا. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ
عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ.كَمَاصَلَّيْتَ وَسَلَّمْتَ
وَبَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا اَبْرَاهِيْمَ
فِى الْعَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَّجِيْدٌ.
اَللهُمَّ اغْفِرْلَلْمُسْلِمِيْنَ
وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اَلْأَحْيَاءِمِنْهُمْ
وَالْأَمْوَاتِ,اِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ ُّجِيْبُ الدَّعْوَاتِ وَيَاقَاضِيَ
الْحَاجَاتِ. أَللهُمَّ رَبَّنَالَاتُزِغْ قُلُوْبَنَابَعْدَاِذْهَدَيْتَنَا
وَهَبْ لَنَامِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابِ.
رَبَّنَالَاتَجْعَلْ فِى قُلُوْبِنَاغِلًّالِّلَّذِيْنَ آمَنُوْارَبَّنَااِنَّكَ
رَؤُفٌ رَّحِيْمٌ. رَبَّنَاهَبْ لَنَامِنْ اَزْوَاجِنَاوَذُرِّيَّاتِنَاقُرَّةَ اَعْيُنٍ
وَاجْعَلْنَالِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا.اَللَّهُمَّ اَعِزَّ الْاِسْلَامَ
وَالْمُسْلِمِيْنَ وَاَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِيْنَ،وَانْصُرْعِبَادَكَ
الْمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَالدِّيْنَ،وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ
الْمُسْلِمِيْنَ،وَدَمِّرْ اَعْدَاءَالدِيْنِ،وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ اِلَى يَوْمَ
الدَّيْنِ.اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّاالْبَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالزَّلَازِلَ
وَالْمِحَنَ وَسُوْءَ الْفِتْنَةِ وَالْمِحَنَ مَاظَهَرَ مِنْهَا وَمَابَطَنَ عَنْ
بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَا خَآصَّةً وَعَنْ بَلَدِ فَلِسْتِيْنَ خَآصَّةً
وَسَئِرِ الْبُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَآمَّةً اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ
قَدِيْرٍ.اَللَّهُمَّ سَلِّمْنَا وَالْمُسْلِمِيْنَ فِى الْفَلِسْتِيْنَ،وَسَلِّمْ
مُسْلِمِيْنَ فِى يَامَنْ،وَسَلِّمْ مُسْلِمِيْنَ فِى الشَّامِ،وَسَلِّمْ
مُسْلِمِيْنَ فِى مِيَنْمَرْ،وَسَلِّمْ مُسْلِمِيْنَ فِى اِنْدُونِسِيْيَا
خَآصَّةً.اَللَّهُمَّ اِهْدِنَا الصِّرَاطَ
الْمُسْتَقِيْمَ،صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيّيْنَ
وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ اُلَئِكَ رَفِيْفًا،صِرَاطَ
الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ
وَلَاالضَّآلِّيْنَ.اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا
وَقِيَامَنَ وَقِرَاءَتَنَا وَزَكَاتَنَا وَصَدَقَاتِنَا بَرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ
الرَّاحِمِيْنَ.اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَكَفِّرْعَنَّا
سَيِّئَاتِنَا وَخَطَايَنَا اَنْتَ وَلِيُّنَا فَاغْفِرْلَنَا وَارْحَمْنَا
وَاَنْتَ خَيْرُ الْغَافِرِيْنَ.وَاجْعَلْنَا يَااللهُ مِنَ الْعَائِذِيْنَ
وَالْفَلئِزِيْنَ وَالْمَقْبُوْلِيْنَ وَالْمَغْفُوْرِيْنَ وَاَدْخِلْنَا فِى
زُمْرَةِ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ. اَللَّهُمَّ اقِضِ حَاجَاتِنَاوَحَصِلْ
مَقَاصِدَنَا وَسَهِّلْ اُمُوْرَنَا 3× اُمُوْرَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَاقِضِ
دُيُوْنَنَا وَكَفِّرْ سَيِّأَتِنَا بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَرْالرَّاحِمِيْنَ.......رَبَّنَاآتِنَافِى
الدُّنْيَاحَسَنَةً وَفِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَاعَذَابَ النَّارِ.
عِبَادَاللهِ اِنَّ اللهَ يَأْمُرُبِالْعَدْلِ
وَالْإِحْسَانِ وَاِيْتَاءِذِى الْقُرْبى وَيَنْهى عَنِ الْفَخْشَاءِ
وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. وَلَذِكْرُاللهِ
اَكْبَرُ
Tidak ada komentar:
Posting Komentar